Selasa, 30 Maret 2010

Perbedaan Identifying dan Nonidentifying Relationship

Identifying Relationship adalah sejenis specific connection relationship di mana child entity selalu berjenis dependent entity. Secara umum identifying relationship dapat dipetakan menjadi sebuah association. Bila child entity adalah bagian dari parent entity, association ini
diubah menjadi sebuah aggregation. Jika keberadaan child entity adalah sangat bergantung pada parent entity, aggregation dapat diubah menjadi sebuah composition.
Relationship label dapat digunakan sebagai role name dari binary association pada ke
dua ujungnya. Multiplicity ditambahkan sesuai dengan cardinality dari relationship. Informasi properti yang tidak ada adalah changeability, ordered/non-ordered, navigability, qualifier dan aggregation kind. Nilai dasar yang digunakan untuk navigability adalah false, changeability adalah true dan aggregation kind adalah unShared.
Non-Identifying Specific Relationship
adalah sejenis hubungan di mana child entity dan parent entity bertipe independent entity. Non-Identifying relationship dapat dibagi menjadi :
- mandatory non-identifying relationship
- optional non-identifying relationship.
Non-identifying relationship dipetakan menjadi association dengan aggregation type, none.Mandatory non-identifying relationship direpresentasikan sebagai sebuah association dengan multiplicity one, sementara optional non-identifying relationship diterjemahkan sebagai sebuah association dengan mulitplicity zero-or-one. Relationship name dapat dipetakan menjadi role name pada kedua ujung association. Multiplicity ditambahkan sesuai dengan cardinality pada relationship. Informasi yang kurang adalah changeability, ordered/nonordered, navigability, qualifier dan target scope. Nilai dasar dari navigability adalah false,changeability adalah true dan target scope adalah instance.
sedangkan identifying relationship
- menghubungkan strong entities ke weak entities
- diwakili dengan double diamond

Senin, 29 Maret 2010

FALCON (Storage Engine)

engine=falcon merupakan wngin pengembangan dari engine innodb.hanya saja menurut situs resmi mysql.org. Tipe engine falcon ini lebih cepat di banding engine pendahulunya(innodb). Karena merupakan turunan dari engine innodb, maka tabel ini mendukung index foreign dimana bersama2 qt ketahui bahwa tabel innodb dirancang khusus untuk menghandle transaksi.
perbedaan antara BDB, innodb dan falcon :
  • BDB adalah versi yang paling tua(paling lambat diantara ketiganya) sudah jarang dipakai oleh pengembang
  • innodb merupakan anak dari BDB lebih cepat dan mendukung save transaction(sering digunakan untuk membuat relasi) dengan tabel ini kita bisa mengatur referensial integritinya tabel yang termuktakhir adalah tabel falcon, tabel ini merupakan pengembangan dari tabel innodb. katanya lebih cpt dari kedua engine diatas. tabel ini mulai ada pada mysql versi 6

Kamis, 11 September 2008

Sejarah Komputer

Sejarah Komputer

Generasi Pertama

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna (general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania . Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.

Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.

Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut.

Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data.